Tentang Terusan Suez

Setelah banyak berita yang mem-broad cast keadaan di negara Mesir.Karena telah terjadi demo berdarah yang menuntut Presiden Hosni Mubarak mundur dari kursi Kepresidenan yang berkuasa selama 30 tahun.Jadi inget sama salah satu keajaiban dunia (menurut saya) yaitu sebuah canal yang bernama “Terusan Suez” yang berada di negara Mesir.

Dulu pas SD ditanya sama Bu guru.”Siapa yang membangun terusan suez di Mesir?”,,seinget saya,saya yg paling pertama menjawab dg lantangnya.Jawab saya “Perdinan delesep.”semua murid kagum terutama murid cewek,hehe.Tapi Bu guru malah senyum menggelitik karena mendengar jawaban saya (karena ejaan kata “Perdinan delesep” itu loh).Tapi dia tetap membenarkannya meskipun yang benar ejaan nya adalah Ferdinand  de Lesseps (red:Ferdinand Vicomte  de Lesseps).

Dulu saya tidak tahu apa itu terusan suez,hanya sekedar bahan mengapal pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial saja.Sekarang saya ingin menceritakan sedikit tentang canal yang bernama Terusan Suez ini.

Terusan Suez (bahasa Arab, Qanā al-Suways), di sebelah barat Semenanjung Sinai, merupakan terusan kapal sepanjang 163 km yang terletak di Mesir, menghubungkan Pelabuhan Said (Būr Sa’īd) di Laut Tengah dengan Suez (al-Suways) di Laut Merah.

Terusan Suez dibuka tahun 1870 dan dibangun atas prakarsa insinyur Prancis yang bernama Ferdinand Vicomte de Lesseps.

Terusan ini mengizinkan transportasi air dari Eropa ke Asia tanpa mengelilingi Afrika. Sebelum adanya kanal ini, beberapa transportasi dilakukan dengan cara mengosongkan kapal dan membawa barang-barangnya lewat darat antara Laut Tengah dan Laut Merah.

Terusan ini terdiri dari dua bagian, utara dan selatan Danau Great Bitter, menghubungkan Laut Tengah ke Teluk Suez

Pada 17 November 1869, seorang insinyur Perancis yang sudah lama tinggal di Mesir bernama Ferdinand Vicomte de Lesseps membuka kembali terusan kuno tersebut setelah sebelumnya mempelajari sejarah transportasi dan rute perdagangan antara Mesir kuno dengan wilayah-wilayah selatan. Sebenarnya terusan suez ini menurut sejarah bahwa yang membangun pertama kali adalah raja firaun semasa berkuasanya ribuan tahun sebelum masehi silam.

Sebelumnya, kapal-kapal dari Eropa yang ingin ke Asia dari Mesir harus mengelilingi Benua Afrika dahulu dan ini jelas memakan tenaga dan biaya yang tidak sedikit. Beberapa di antaranya melakukan hal yang sama dilakukan raja-raja Mesir sebelum terusan itu dibangun, yakni dengan mengosongkan kapal dan membawa barang-barangnya lewat gurun antara Laut Tengah dan Laut Merah.
Atas jasanya membuka kembali Terusan Suez, Ferdinand de Lesseps dipuja bagai pahlawan oleh Eropa. Pemerintahan Perancis menganugerahkan kehormtan tertinggi padanya dengan mengangkatnya sebagai anggota Académie Française.
Selama hampir duabelas tahun De Lesseps menikmati kehidupan yang nikmat dan nama yang besar. Namun di saat usianya mencapai 73 tahun, dia ditunjuk untuk mengepalai pembangunan Terusan Panama. Setelah 10 tahun dikerjakan proyek ini ternyata tidak selesai juga padahal sudah memakan korban tewas sekira 22.000 pekerjanya dan juga biaya yang tidak sedikit. Tahun 1888 proyek Terusan Panama pimpinan de Lesseps dinyatakan gagal. De Lesseps diseret ke pengadilan karena dituduh menyelewengkan dana proyek dan dihukum penjara 5 tahun.
De Lesseps melalui sisa hidupnya selama 6 tahun berikutnya di atas kursi malas. Seluruh gairah hidupnya sirna dan mentalnya terganggu. Ada satu hal yang unik sekaligus menyedihkan, sejak keluar dari penjara, dia hanya mau membaca suratkabar yang terbit sebelum tahun 1888, tahun saat proyek Terusan Panama dihentikan. Hal ini dilakukannya sampai dia meninggal dunia pada 7 Desember 1894.
Sekarang, dunia mencatat De Lesseps sebagai orang besar pembangun Terusan Suez. Hal ini sesungguhnykurang tepat, karena sebenarnya Firaun-lah yang pertama kali membangun terusan itu.

peta terusan suez

allows two-way water transportation

allows two-way water transportation

Tempat singgah kapal besar

Canal yang selalu didambakan

Canal yang damai

Suez canal penghilang jenuh

Sumber penghidupan kapal kapal besar

Suez yang eksotis

 

old suez city

About these ads

~ by ruljohan on February 1, 2011.

4 Responses to “Tentang Terusan Suez”

  1. oh begitu. Ide yg kreatif

  2. setuju juga untuk sebutan ‘keajaiban dunia ‘ kepada terusan suez ini…..

  3. Trims infonya

  4. Sangat bermanfaat, tambah lagi postingan pengetahuanx Gan, tks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: